Beranda Peternakan Mau Tau Cara Ternak Jalak Suren? Berikut Tips Sukses Bagi Pemula

Mau Tau Cara Ternak Jalak Suren? Berikut Tips Sukses Bagi Pemula

BERBAGI
cara-Ternak-jalak-suren

Ternak jalak suren – Memelihara burung adalah kesenangan tersendiri bagi seseorang. Salah satu burung yang dapat dipelihara adalah jalak suren. Dikenal juga sebagai jalak uren, memiliki nama latin sturnus contra adalah spesies burung yang ditemukan di Asia Tenggara dan Anakbenua India.

Burung jalak suren dapat ditemukan dalam jumlah kelompok yang kecil di kaki-kaki lembah dan di dataran rendah. Jalak suren sering dijumpai di pinggiran kota atau pedesaan.

Burung jalak suren memiliki ukuran badan yang sedang, tidak terlalu besar atau terlalu kecil. Warna burung ini terbatas hanya pada hitam dan putih. Untuk membedakan antara jantan dan betina cukup melihat ukuran panjang badan serta memperhatikan kulit di sekeliling daerah mata, bulu, jari-jari kaki dan ekor.

Tentang jalak Suren

Jalak suren adalah tipe burung kicau, oleh karenanya banyak yang memelihara burung tersebut untuk didengarkan kicaunya sekaligus diikutkan lomba.

Burung ini memiliki jenis kaki anisodaktil yang membuat kondisi kakinya menghadap ke depan pada 3 jari dan satu jarinya menghadap ke belakang. Fungsi mencengkram yang dimiliki jalak suren masih ada meski begitu.

cara ternak burung jalak suren

Jalak suren bertempat tinggal di lubang pohon yang berdekatan dengan air, tempat ia mencari makan adalah tanah. Burung ini juga sesekali mencari makan di air. Dalam satu sarang, burung betina biasanya mengerami 4 sampai 6 telur yang mengkilap berwarna biru.

Jalak suren memang unik, tak hanya kicaunya saja namum juga corak telurnya. Sebuah suku di India yakni Sema Naga, menganggap bahwa burung jalak suren adalah reinkarnasi dari seorang manusia, oleh karena itu mereka tak mau memakan burung ini.

Burung jalak suren banyak dipelihara di rumah-rumah warga, bila ada tamu yang datang burung ini akan berkicau nyaring dan berganti-ganti. Jalak suren akan berkicau nyaring dan indah bila dipelihara bersama dengan jalak hitam.

Burung jalak suren sudah masuk dalam kategori burung yang hampir punah, keberadaannya sudah jarang ditemui. Pada tahun 70-an di Indonesia, burung jalak ini masih dapat ditemui di pulau Jawa.

Namun sayangnya, penggunaan petisida yang tinggi membuat populasi burung ini menjadi berkurang. Burung ini sudah mulai ditangkarkan, namun tetap saja burung jalak suren dalam kondisi populasi yang terancam.

Hal ini menyababkan burung jalak suren susah ditemui dan masuk dalam kategori langka di pasar burung, sudah populasinya sedikit, perburuan burung ini di habitatnya menambah langka si jalak suren. Sulitnya mendapatkan jalak ini membuat harganya melambung sangat tinggi.

Hal ini dimanfaatkan sebagai salah satu potensi bisnis bagi sebagian orang untuk melakoni ternak jalak suren. Untuk beternak burung jalak suren sebenarnya memiliki cara yang hampir sama dengan burung kenari maupun burung cucak hijau.

Baca Juga >> Cara Budidaya Ikan Lele Yang Baik Dan Benar Terbaru

Dalam merawat sesuatu semacam hewan, kunci utama yang dibutuhkan adalah keuletan, tekad, sabar, teliti dan konsistensi. Tidak susah sebenarnya untuk beternak burung jalak suren sendiri, cukup siapkan kandang yang cukup lebar, lingkungan yang mendukung dan nyaman.

Tidak lupa untuk pangan dan nutrisinya agar terpenuhi dan cukup. Meski di intrnet banyak panduan kriteria mengenai cara membedakan jenis kelamin jalak, namun hal tersebut pada prakteknya cukup sulit dibedakan. Perlu pengalaman dan ketelitian untuk membedakan mana burung jalak betina dan burung jalak jantan.

Cara Ternak Jalak Suren Bagi Pemula

Berikut adalah beberapa cara dan tahapan dalam memelihara dan menangkarkan burung jala suren, selamat menyimak cara ternak jalak suren bagi pemula berikut ini.

kandang jalak suren

1. Pilih indukan jalak suren

Usia ideal dan pas untuk indukan jalak suren betina adalah yang berumur 1 sampai 2 tahun, pada usia tersebut burung masihmemiliki produktivitas tinggi dan sudah siap untuk kawin.

Perlu diperhatikan agar tidak memilih indukan jalak yang masih liar, sebab burung justru akan bertengkar di dalam kandang serta reproduksinya tidak lancar.

2. Kandang penangkaran

Tidak ukuran yang benar-benar baku untukkandang si jalak suren. Tergantung dari selera dan dikira-kira seberapa pasnya. Namun untuk sebuah burung jalak suren yang biasa terbang bebas di alam, ukuran kandang ideal mungkin memiliki panjang 2 meter, tinggi 2,5 meter dan lebarnya 1 meter.

Atau bila tidak memungkinkan akibat ketidak tersediaan lahan dan bahan, Anda bisa membuat kandang berukuran 1 x 1 meter. Namun, kasian burung jalak bila tak memiliki ruang gerak yang lebar. Sedangkan untuk material kandangnya bisa dicoba sebagai berikut ini:

  • Dinding kandang terbuat dari batako maupunbatu bata, sebab bila menggunakan semen maka akan cepat lembab. Burung jalak suren tidak menyukai tempat lembab meski habitat aslinya sendiri adalah berada di dekat air.
  • Bagian depan kandang bisa menggunakan kawat berlubang atau material apapun, yang penting terbuka dan udara bisa masuk dengan lancar.
  • Untuk bagian atap, dapat dibuat separuh terbuka. Atap dapat menggunakan asbes dan sebagian lagi kawat.
  • Lantai kandang terbuat dari tanah saja, agar menyerap kotoran dengan baik dan tidak terlalu bau.
  • Tempat untuk burung jalak suren bertengger (tangkringan) terbuat dari kayu yang berbentuk kotak saja, atau yang memiliki bentuk ranting alami. Tujuannya adalah agar mudah dicengkram dan tidak licin. Jangan membuat tangkringan yang bulat.
  • Di habitat aslinya, burung jalak suren juga memiliki sarang untuk tempat ia tidur dan berlindung. Buatlah sarang di dalam kandang dengan papan triplek atau kayu berukuran 25 x 25 x 35 sentimeter. Dapat diletakkan di pojok kandang bagian atas.
  • Jangan lupa untuk menyediakan wadah air tempat burung jalak suren mandi.

3. Mencocokkan indukan jalak betina dan jantan

Mengawinkan burung jalak suren tidak jauh berbeda dengan mengawinkan burung jenis kicau lainnya. Yang paling penting pertama adalah memastikan kelamin burung, setelah diketahui maka burung yang sudah siap kawin dan memiliki usia yang cukup ditempatkan dalam satu kandang yang sama. Kandang tersebut disendirikan dari burung yang lain agar proses kawin tidak terganggu.

Kebutuhan Pakan Jalak Suren Indukan

Penting adanya untuk menjaga nutrisi dan kecukupan pakan selama masa kawin indukanjalak suren berlangsung. Selain kebutuhan pangan biasa, pakan ekstra juga harus diberikan.

pakan jalak suren

Pakan ekstra di pasaran biasanya bernama EF, pakan tersebt harus diberikan secara cukup agar proses reproduksi burung menjadi lebih cepat. Pilihlah pakan yang berkualitas agar burung sehat dan memilikikualitas yang bagus, hal ini juga berdampak pada telur dan anakan jalak nantinya.

Pakan utama burung jalak suren dapat menggunakan voer, pakan kestra selain EF bisa memberikan jangkrik, ulat maupun pisang kepok. Dari proses kawin sampai bertelur, diperlukan waktu satu minggu bagi jalak.

Tentunya cepat atau tidaknya tergantung dari kondisi burung jalak. Selanjutnya, burung jalak sure betina akan mengerami telur yang berwarna kebiruan sampai menetas.

Untuk perawatan burung jalak suren, setelah menetas, bayi jalak suren akan bersama induknya sampai umur 1 minggu atau 1 bulan lamanya. Namun, bagi yang sudah berpengalaman, bayi jalak yang sudahberumur sekitar satu minggu dapat diambil untu dipasahkan dari induknya.

Burung tersebut kemudian ditaruh dalam kandang tersendiri, cara memberi makannya adalah dengan cara menyuapi (diloloh). Kandang bayi jalak suren yang dimaksud adalah inkubator hangat yang memiliki suhu tertentu, masing-masing burung ditaruh dalam besek atau kotak masing-masing.

Makanan untuk menyuapi burung dapat menggunakan voer yang dicampur dengan air agar memiliki tekstur yang lembut dan tidak membuat anakan burung jalak suren tersedak.

Jalak yang masih sangat kecil harus diberi makan tiap satu jam sekali, seiring berjalannya waktu dan tubuh jalak membesar. Frekuensi memberi makan dapat diulangi menjadi 2 jam sekali, 3 jam sekali, sampai selanjutnya burung bisa makan sendiri.

Bila sudah begitu, pemberian jangkrik untuk jalak suren dapat diberikan. Pemberian jangkrik sebagai makanan tambahan juga harus dalam intensitas yang cukup sering, yakni 3 kali sehari masing-masing 5 ekor.

Tentunya ukuran jangkrik menyesuaikan dengan ukuran tubuh burung jalak suren tersebut. Akan lebih baik lagi kalau jangkrik yang diberikan adalah jagkrik yang sudah dibersihkan kakinya agar tidak melukai tenggorokan dan sistem pencernaan si burung.

Bagaimana cuup mudah bukan? Cara yang sudah disebutkan tai dapat diterapkan pada segala jenis jalak, tak hanya burung jalak suren saja. Bisnis jual beli burung jalak suren memang menggiurkan, harganya cukup tinggi dan banyak dicari oleh para penggemar burung kicau.

Jalak suren memiliki rentang harga yang beragam. Untuk jenis burung jalak suren gacor, harganya bisa mencapai Rp.875.000 per ekor. Burung jalak suren jenis jawa jinak memiliki harga Rp.700.000 untuk satu ekornya.

Sementara jalak suren lokal satu ekornya mencapai harga Rp.500.000, untuk anakannya bisa mencapai harga Rp.350.000. Itu adalah perkiraan harganya saja, bisa jadi harga di pasaran lebih tinggi atau sedikit lebih rendah.

Modal yang lumayan besar diperlukan untuk ternak jalak suren, sekitar 2 sampai 5 juta saja sudah bisa digunakan untuk membangun usaha jual beli jalak suren. Yang paling penting untuk diperhatikan adalah mengenai kebersihan kandang dan pemberian pangan yang berkualaitas.

burung jalak suren

Daerah di Indonesia yang paling banyak menjadi peternak jalak suren adalah kota Klaten, Jawa Tengah. Tepatnya di dukuh ngeblak yang mendapat julukan kampung jalak suren. Di sana jalak suren diternakkan dalam jumlah yang banyak dan mendapat apresiasi tinggi dari pecinta burung. Klaten menjadi salah satu daerah rujukan utama untuk membeli jalak suren.

Tertarik dengan jalak suren? Usia hidup burung ini terbilang cukup panjang sehingga tidak sayang bila mengeluarkan uang lebih untuk membeli burung ini.

Semakin tua warna dan kicau si burung ini semakin bagus dan indah. Namun itu semua tergantung dari perawatan yang diberikan oleh si pemilik burung.

Itulah tadi sedikit informasi mengenai cara ternak jalak suren yang semoga dapat memperkaya pengetahuan Anda. Bisnis kini semakin luas, persaingan semakin ketat namun banyak jalan dan peluang yang terbuka.

Baca Juga >> Mau Buat Kandang Ternak Murai Batu? Perhatikan Hal ini Terlebih Dahulu

Dengan sedikit memberi sentuhan baru pada marketing atau pemasaran, maka jualan apapun akan mudah dan laku. Memulai bisnis itu susah, menemukan hingga mengembangkan ide usaha yang ada juga merupakan hal yang rumit. Namun yang paling susah di antara semuanya adalah bertahan dalam bisnis itu sendiri. Bisnis jual beli jalak suren salah satunya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here